Mudik Lebaran 2008 (part I)

awalnya g tidak merencanakan mudik dalam lebaran kali ini. tetapi saat lebaran semakin dekat, istri g malah ngajakin buat mudik ke padang panjang.

ok lah akhirnya beberapa hari sebelum lebaran kita mulai mempersiapkan segala sesuatunya. mulai dari pengajuan cuti tambahan, persiapan kendaraan, persiapan bekal di jalan, obat, menyiapkan rute yg akan ditempuh, menyiapkan itinerary perjalanan, dsb, dsb.

kamis, 24 sept 2008

hari kamis subuh setelah sahur, kami mulai packing, menyiapkan segala sesuatunya untuk mudik. jam 6 pagi packing sudah 80% selesai. g + istri satu koper, adrian satu koper. tidak banyak bawaan yang kami persiapkan

pengajuan cuti tambahan ternyata dikabulkan, asiiik…berarti g dapat libur dari tanggal 26 sept - 6 oct 2008, 11 hari kerja. waktu yang cukup untuk menghabiskan liburan lebaran.

g mulai mempersiapkan rute dan itinerary. keputusan g adalah lewat lintas timur.

Rute Pergi
rute bandung - padang panjang via lintas timur

beberapa hari sebelumnya g liat di tv, lintas pantai timur jg udah dibuka, dengan begitu, dari bakauheni tidak perlu lewat ke bandar lampung. tapi bisa lsg menuju menggala. katanya rute ini bisa menghemat 2 jam perjalanan (ditambah lagi bandarlampung yang sibuk dan rawan macet).

Lintas Pantai Timur
rute lintas pantai timur

istri g katanya tar pengen istirahat dulu di palembang, sekalian pengen makan pempek palembang. g pesen hotel, trus searching2 peta palembang. akhirnya dapet dengan ngecrop pic dari google earth-nya palembang.

dari rute yg dibuat, perjalanan yang akan ditempuh sejauh 1425 km ditambah penyeberangan via ferry. rutenya adalah bandung - jakarta - merak - bakauheni - menggala - palembang - tempino - muaro bungo - kiliranjao - padangpanjang.

sekarang persiapan buat si mola. mola ini adalah panggilan kesayangan buat toyota corolla kami. ternyata si mola udah harus ganti oli. hari kamis, tanggal 25 sept siang hari di bawa ke bengkel untuk ganti oli. ternyata ketauan jg kalau salah satu lampu jauhnya putus, terpaksa diganti juga. trus ditanyain ke tukang bengkel, ini mobil siap ga buat di bawa jalan jauh? dia bilang, kalau buat jalan jauh, kayaknya ban-nya harus diganti soalnya sudah tipis bgt. akhirnya sore itu jg pergi ke suburban buat ganti ban yang baru.

ok…kelihatannya si mola sudah siap tempur neh…tapi uppss..hmmm..kayaknya dongkrak jg harus dibeli neh. soalnya dongkrak si mola skrg itu dongkrak manual berulir, tar kalau ada apa2 repot di jalan. akhirnya ke bengkel lagi buat beli dongkrak buaya. sipp…semua sudah siap.

pulang kerja jam 5, kami mulai melanjutkan packing, dan loading ke si mola. jam 6 sore, waktu buka. setelah buka, kepala g rada2 sakit, berdenyut2. mungkin ini gara2 malam sebelumnya begadang, trus di tambah lagi td pagi stlh sahur ga ada waktu buat tidur lagi karena sibuk packing.

g bilang ke istri g, g mau tiduran dulu bentar. biar pusingnya ilang. g masuk kamar, tutup pintu, trus mencoba tidur. tapi ga bisa2…mungkin hawa liburan udah mulai kerasa, ditambah lagi adrian di luar berisik bgt…kayaknya dia antusias mau jalan2.

g ga bisa tidur, akhirnya g bangun lagi, trus lsg ajak anak istri naik ke mobil. pukul 20:00 kami berangkat. sebenernya malam itu g udah ngantuk. tetapi mau gmn lagi. istri dan anak g langsung tertidur. melewati tol cipularang, akhirnya kami masuk ke tol cikampek. ga jauh setelah masuk tol cikampek, ada tempat peristirahatan. g udah ngantuk sekali. g berhenti dan turun untuk membeli minuman berenergi. setelah minum, mata tetap masih berat. g coba untuk tiduran sejenak. cuma bisa tidur 5 menitan, g terbangun, cuci muka…tiba2 perasaan ngantuk g jadi hilang. g putuskan untuk terus
melanjutkan perjalanan. jam 22:15 kami sudah memasuki jakarta. jalanan saat itu tidak terlalu macet sehingga tidak lama setelah itu kami sudah berada di pintu tol tangerang. pukul 24:00 akhirnya kami sampai di merak.

jumat, 26 sept 2008

di merak, si mola ngisi bensin dulu. trus kami lsg masuk ke terminal penyeberangan. di sana sudah banyak sekali kendaraan yang antri untuk memasuki ferry. kami sampai harus menunggu 2 ferry loading, pukul 02:15 baru dapat giliran masuk ferry. itupun kebagian tempat di dalam lambung kapal. di dalam ferry g bisa sedikit istirahat, walaupun masih belum bisa tidur.pukul 03:30 kami sahur.

pukul 5 pagi, ferry merapat di bakauheni. akhirnyaa…kami sampai di pulau sumatera. tapi perjalanan masih panjang. masih 1150 km lagi. keluar dari terminal, trus langsung belok ke kanan. jalan lintas pantai timur. asli g lom pernah lewat jalan ini sebelumnya. sepanjang jalan cuma bisa berdoa, semoga apa yang disampaikan oleh bapak2 dishub di tv bahwa jalan ini bagus benar adanya. ternyata jalannya memang sudah lumayan. pukul 5:30, kami beristirahat sebentar di spbu. langsung mandi pagi…brrr…segarnya…

perjalanan dilanjutkan lagi. kami melewati way jepara, way kambas, trus akhirnya sampai di pertigaan menggala. perjalanan terus dilanjutkan ke tulang bawang, tugu mulyo, kayu agung, indralaya, dan akhirnya kami sampai di palembang. memasuki palembang pukul 14:00. situasi kota saat itu macet. suasana lebaran sudah mulai terasaa di sini. banyak orang keluar untuk berbelanja, sekalian menyiapkan untuk berbuka. kami yang belum pernah sama sekali memasuki kota palembang sempat rada2 bingung jg. karena ada beberapa jalan yang satu arah. akhirnya ga berapa lama kami sampai di hotel dan kami bisa istirahat.

setelah mandi, dan berbuka, istri g ngajak cari pempek. pempek pak raden ternyata ga jauh dari hotel tempat kami istirahat. dengan naik becak, ga sampai 5 menit sampailah kami ke pempek pak raden. setelah terpuaskan dengan rasa penasaran buat makan pempek di tanah asalnya, kami pun balik ke hotel dan beristirahat.

sabtu, 27 sept 2008

g sudah pesen ke hotel, tar tolong diantarkan makanan buat sahur jam 03:30. Ternyata tepat pukul 03:29, bel berbunyi, dan petugas hotel sudah di depan pintu mengantarkan makanan buat sahur. Kami pun sahur dengan menu yang cukup kekar ditambah lagi buah2an segar.

Sahur
menu sahur + penambah stamina

setelah sahur, tidur lagi sebentar, kemudian jam 06:00 pagi mulai siap2 untuk berangkat lagi. setelah meninggalkan hotel, kami mampir sejenak di tepi sungai musi, dan berfoto dengan latar jembatan ampera. adrian sangat senang sekali karena bisa berlari2an pagi itu di plaza rakyat di tepi sungai musi. tak lama kemudian kami pun berangkat meninggalkan palembang.

Jembatan Ampera
adrian berpose dengan latar jembatan ampera

(to be continued…)

1 Comment

KangmunAugust 24th, 2009 at 2:44 am

Palembang kota bari tapi akan lebih indah jika kebersihan nya terjaga.karna kota yang terpenting adalah kebersihan.jangan sampai sampah numpuk di sungai2.lingkungan penduduk pun harus terjamin dengan kebersihan.

Leave a comment

Your comment